Category Archives: Tips and Trick

Menambahkan tombol done pada editor (EditText Android)

Pasti sudah tidak aneh, ketika ingin membuat inputan teks pada android menggunakan EditText. Untuk atribut standar yang biasa digunakan yaitu : id, lebar, tinggi.

Masalahnya dengan atribut tersebut, setelah mengetik keyboardnya akan tetap muncul. Maka untuk menghilangkannya kita dapat menggunakan tombol done pada keyboard.

Karena tombol ini tidak otomatis muncul, kita harus mengesetnya secara manual dengan menambahkan 2 atribut lagi, yaitu : imeOptions dan singleLine.

Value dari imeOptions, bermacam-macam seperti : done, next dst. Untuk memunculkan tombol done, gunakan value actionDone. Secara default, EditText merupakan bentuk isian banyak baris, sehingga secara default akan memunculkan tombol enter. Sehingga agar yang muncul tombol done, kita juga perlu mengeset atribut singleLine dengan value TRUE.

Contoh :

<EditText
android:id=”@+id/add_site_edNotelCP”
android:layout_width=”fill_parent”
android:layout_height=”45px”
android:textSize=”11sp”
android:imeOptions=”actionDone”
android:singleLine=”true”
/>

Semoga bermanfaat 😉

Shortcut Komentar pada Eclipse

Untuk membuat komentar pada source code (khususnya java, belum test untuk yang lain) pada IDE Eclipse dengan cara sebagai berikut :

1) Komentar baris (//)

Untuk menambakan komentar,  blok code yang akan diberi komentar, kemudian tekan tombol : ctrl + /

Sedangkan untuk menghapuskan komentar baris, blok code yang akan dihapus komentarnya, tentunya code dengan komentar baris, kemudian tekan tombol yang sama saat membuat komentar, yaitu : ctrl + /

2) Komentar blok, lebih dari 1 baris ( /* … */ )

Untuk menambahkan komentar, blok code yang akan diberi komentar, kemudian tekan tombol : ctrl + shift + /

Sedangkan untuk menghapus komentar, blok code yang akan dihapus komentarnya, kemudian tekan tombol : ctrl + shift + \

**
Uji coba dengan Eclipse Juno Build 20130225-0426 dan OS Windows 7

Menjalankan ASP .Net pada WebServer Apache (XAMPP)

~Menjalankan ASP .Net pada WebServer Apache (XAMPP)~

Dapat inspirasi dari group fb PVBI, sayah tertarik untuk mencoba setting WebServer Apache agar dalam menjalankan web yang dibuat menggunakan ASP.Net. Seperti kita ketahui secara default, apache digunakan untuk menjalankan php.

Senjata yang sayah gunakan :
1) Operating System Windows 7 x64
2) Apache v2.2 (pada XAMPP version 1.7.3)
3) Framework .Net v4.0.30319
4) Project ASP .Net v4 (sesuai dengan framework yang terinstall) yang disimpan pada lokasi : C:/inetpub/wwwroot/coba (bisa disesuaikan dengan project masing-masing atau create project baru)

Untuk mengetahui versi .net yang terinstall, salah satu caranya dengan membuka regedit dan temuka versinya di [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\NET Framework Setup\NDP\…]

Agar apache ini dapat menjalan ASP.Net perlu meload sebuah modul dengan nama : mod_aspdotnet, bisa diunduh di sini.

Langkah yang dilakukan :
1) Download modul mod_aspdotnet, kemudian install pada xampp\apache
Pastikan setelah diinstall terdapat mod_aspdotnet.so pada xampp\apache\modules
2) tambahkan script berikut pada httpd.conf, pada folder xampp\apache\conf

##For Load ASP .NET##
LoadModule aspdotnet_module modules/mod_aspdotnet.so
AddHandler asp.net asax ascx ashx asmx aspx axd config cs csproj licx rem resources resx soap vb vbproj vsdisco webinfo
AliasMatch /aspnet_client/system_web/(\d+)_(\d+)_(\d+)_(\d+)/(.*) “C:/Windows/Microsoft.NET/Framework/v$1.$2.$3/ASP.NETClientFiles/$4”
<Directory “C:/Windows/Microsoft.NET/Framework/v*/ASP.NETClientFiles”>
Options FollowSymlinks
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Agar tidak menggangu port default/utama yaitu port 80 yang digunakan untuk php, tambahkan port lain untuk mengakses ASP .Net, misalnya port 808 dengan cara menambahkan script di bawah :

Listen 808

3) tambahkan script berikut pada httpd-vhosts.conf, pada folder xampp\apache\conf\extra

<VirtualHost *:808>
ServerAdmin cybercatzone@localhost
DocumentRoot “C:/inetpub/wwwroot/coba”
ServerName localhost
ErrorLog “logs/cybercatzone.aspx.log
# silakan check versi .Net yang ada di komputer dan sesuaikan dengan project aspx yang akan dijalankan
# buka regedit, periksa lokasi : [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\NET Framework Setup\NDP\…]
AspNetVersion v4.0.30319
AspNetMount / “C:/inetpub/wwwroot/coba”
# folders which shouldn’t be handled thru Asp.net
# (see SetHandler in Directory definition)
<Location ~ “/(Content|Scripts)”>
SetHandler None
</Location>
<Directory “C:/inetpub/wwwroot/coba”>
RewriteEngine On
RewriteBase /
# redirect to the default location
RewriteRule ^$ /Default.aspx [R=301]
# handle all files in directory thru the Asp.Net
SetHandler asp.net
Options FollowSymlinks Indexes
AspNet All
Order allow,deny
Allow from all
DirectoryIndex Default.aspx
</Directory>
</VirtualHost>

Agar menerima selain port default yaitu port 80, ubah NameVirtualHost seperti script di bawah :

NameVirtualHost *:*

4) Silakan jalankan apache atau restart jika sudah dalam kondisi running

Seharusnya ketika membuka alamat : localhost:808, akan menampilkan project ASP .Net, dan ketika membuka alamat localhost atau localhost:80, akan menampilkan home dari xampp 😉

Hasil Akhir
Hasil Akhir

Apabila masih belum berhasil, misalnya tidak dapat menjalankan apache, silakan buka logs terutama file error.log. Nanti akan diketahui informasi yang menyebabkan gagalnya menjalankan apache 🙂

Apabila masih belum ketemu solusinya alias masih error, silakan komen sajah untuk berdiskusi …

Ref : www.codeproject.com

Menghapus folder autorun.inf dan con (generate dari SMADAV)

Pasti yang menggunakan AntiVirus SMADAV tidak asing lagi dengan folder autorun.inf dan con yang dibuat/digenerate oleh antivirus ini.

Mungkin suatu saat berkeinginan ingin menghapus folder autorun.inf dan con hasil generate dari SMADAV berbanggalah dengan anda yang menggunakan Operating System Linux (keluarga UNIX), karena dengan mudah bisa langsung menghapusnya. Berbeda dengan yang menggunakan Operating System Windows, karena nama “con” digunakan oleh system windows, sehingga apabila menghapus dengan cara biasa tentu akan gagal. Oleh karena itu berikut saya bagikan tips untuk menghapus folder autorun.inf dan con ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah seperti cara berikut ini :

rmdir \\.\I:\autorun.inf\con /S

misalnya akan menghapus folder con dari flashdisk dengan drive I.

Lalu bagaimana apabila ingin menghapus folder autorun.inf ? Caranya mirip tinggal menghapus bagian akhir, jadinya seperti berikut :

rmdir \\.\I:\autorun.inf /S

Contoh diatas jika akan menghapus folder autorun.inf dari flashdisk dengan drive I.

Apabila folder autorun.inf berada dalam folder lain, tinggal diganti drive I dengan lokasi dimana folder autorun.inf berada, contoh jika dalam format folder I:/folder 1/folder 2 :

rmdir “\\.\I:\folder 1\folder 2\autorun.inf” /S

Catatan : apabila nama folder mengandung spasi, gunakan tanda petik dua untuk mengapit alamat folder yang akan dihapus seperti contoh diatas.

Semoga tips menghapus folder autorun.inf dan con (generate dari SMADAV) ini bermanfaat bagi pembaca 😉

Microsoft Access keeps prompting for Login

Mungkin anda pernah menemukan kasus dengan pesan error Microsoft Access keeps prompting for Login, ketika membuat file database microsoft access 2007 (file .mdb) diminta memasukan password logon, padahal file tersebut tidak pernah dikasih password.

ada beberapa tips yang bisa digunakan, coba untuk memasukan kombinasi :

user : admin, password : admin
atau
user : admin, password : 1234

Jika kombinasi diatas tidak dapat digunakan, coba hapus file System.mdw (ex: C:\Documents and Settings\AIC\Application Data\Microsoft\Access, AIC folder sesuai user windows).

Setelah berhasil dihapus, harusnya file .mdb tadi bisa dibuka tanpa meminta password, karena settingan sudah dicreate ulang 😉

**
Uji coba:
OS : Windows XP SP3
Office : Microsoft Office 2007